Sunday, June 10, 2012

Alonso Senang Ferrari Tak 'Main Aman'





 
Montreal - Fernando Alonso harus puas finis di posisi lima dengan mengusung strategi satu pit stop yang kemudian terbukti tak berjalan dengan baik. Namun, ia tak menyesal.

Dengan niat menerapkan strategi satu pit stop di dalam balapan GP Kanada, Senin (11/6/2012) dinihari WIB, Alonso harus puas finis di posisi lima.

"Kami sudah berusaha. Kami berusaha untuk menang," kata Prinsipal Tim Ferrari Stefano Domenicali seperti dilansir Crash.

Mengejar kemenangan, Ferrari menerapkan strategi satu pit stop untuk Alonso pada lap 19. Strategi itu berisiko mengingat faktor ketahanan ban. Juga berbau pertaruhan karena jika Ferrari "main aman" dan melakukan dua pit stop maka Alonso berpeluang besar naik podium.

Pada kenyataannya, strategi satu pit stop tidak berjalan dengan baik. Dengan kondisi ban yang sudah menurun Alonso dengan mudah bisa dilewati Lewis Hamilton (McLaren) yang memang mengusung strategi dua pit stop. Bahkan Sebastian Vettel (Red Bull) yang melakukan pit stop kedua di lap-lap akhir balapan--Vettel awalnya juga berencana mengusung strategi satu pit stop--pun bisa melewati Alonso.

"Aku merasa senang. Kami berusaha memenangi balapan. Aku bangga dengan tim dan senang kami berusaha mengejar kemenangan. Setidaknya kami berusaha dan tidak puas begitu saja untuk mengejar finis di posisi dua."

"Pada akhirnya ada terlalu banyak lap dan kami kehabisan daya pada ban, dan sudah terlambat untuk masuk pit. Ini tidak berhasil, bukan karena strateginya tapi karena ausnya ban. Aku ingin menjelaskan itu sejelas mungkin karena nanti akan ada kebingungan dari orang yang tidak mengerti balapan," beber Alonso.

Hasil itu membuat Alonso kini menempati posisi dua klasemen sementara pebalap dengan 86 poin, terpaut dua poin dari Hamilton yang sekarang memuncaki klasemen.

Pertanyakan Taktik Spanyol, Mourinho Sanjung De Rossi-Pirlo


Gdansk - Keputusan Vicente Del Bosque tidak menurunkan striker murni saat menghadapi Italia dipertanyakan Jose Mourinho. Pelatih Real Madrid itu juga menyanjung Andrea Pirlo dan Daniele De Rossi.

Spanyol memasang strategi 4-3-3 dalam laga pertamanya di Piala Eropa 2012 menghadapi Italia. Tiga pemain yang dipasang di depan bukanlah benar-benar striker, Andres Iniesta, Cesct Fabregas dan David Silva sejatinya adalah gelandang -- meski punya ituisi menyerang yang tinggi.

Beberapa peluang berhasil dikreasikan La Furia Roja, tapi lebih banyak yang terbuang percuma. Gol baru datang di babak kedua dari Fabregas, sebagai balasan karena empat menit sebelumnya Antonio Di Natale menjebol gawang Iker Casillas.

"Itu bukan pergerakan yang bagus dari Xavi, Iniesta dan Cesc tanpa menciptakan situasi berbahaya di wilayah ​​Buffon. Ya benar, ada upaya hebat dilakukan para gelandang Spanyol, tapi tanpa striker tim itu menjadi steril," sahut Mourinho dalam wawancaranya dengan Al Jazeera, dan dikutip dari AS.

Di sisi yang berbeda, pelatih asal Portugal itu memuji penampilan Italia. Perubahan peran Daniele De Rossi yang jadi bek tengah dan kontribusi besar Andrea Pirlo jadi perhatian besar Mourinho. Gli Azzurri pun diprediksi bisa melangkah jauh di Piala Eropa.

"Italia bisa melangkah jauh di turnamen ini. Spanyol gagal menghentikan Pirlo dan dia bisa dengan tenang menciptakan banyak masalah. De Rossi adalah wild card tim ini dan salah satu yang terbaik di Italia," tuntas Mourinho.

Modric: Ini Kroasia yang Kami Mau


 

Poznan - Kepercayaan diri Kroasia langsung meninggi setelah mereka tampil impresif dan mengalahkan Republik Irlandia di laga pertama mereka di Grup C dinihari tadi.

Bertanding di Municipal Stadium, Poznan, Polandia, Kroasia menang 3-1. Mario Mandzukic mencetak dua gol, Nikica Jelavic menyumbangkan satu. Gol balasan Irlandia dibuat Sean St Ledger.

Hasil tersebut membuat tim asuhan Slaven Bilic itu memimpin grupnya, di atas dua tim favorit, Spanyol dan Italia, yang tadi malam bermain imbang 1-1.

"Permainan kami sangat baik. Kami bermain di level terbaik dan kami terus bertarung sampai akhir untuk memenanginya. Kami sungguh tim yang top malam ini. Inilah Kroasia yang kamu mau lihat," tutur playmaker Luka Modric dikutip dari situs resmi turnamen.

"Aku ingin membandingkan dengan sebuah kemenangan besar lain, yakni waktu kami mengalahkan Turki di playoff. Ini sungguh kemenangan yang besar dan akan memudahkan kami di pertandingan berikutnya. Mereka cuma membahayakan kami lewat tendangan-tendangan bebasnya. Tapi itu tidak terlalu menggoyahkan kami. Kami tahu, kami lebih baik daripada Irlandia. Atmosfer fans juga luar biasa," sambung pemain Tottenham Hotspur itu.

Jelavic mengungkapkan, kemenangan yang diraih timnya ini merupakan hasil kerja sama antara pemain dan pelatih. Dan mereka siap untuk menghadapi Italia di laga keduanya.

"Kami melakukan apa yang pelatih instruksikan. Kami menyerang, kami menekan mereka, membuat banyak peluang... Sekarang kami akan memikirkan pertandingan melawan Italia. Pertandingan yang sangat penting buat kami. Kami akan berusaha mendapatkan tiga angka, sehingga di partai ketiga kami tanpa pressure," sahut penyerang klub Everton itu.

Tuesday, April 10, 2012

hello ini blog pertamaku loh (maklum gaptek), pertama buat itu bingung mau ngepost apa
sekarang aku baru slesai psg, saat psg banyak cerita yg ada
dari yang disuruh pulang karna pake kacamata sefty warna hitam, banyak pengetahuan yang berharga, tapi yg aku gak suka ya pas disuruh buat laporan akhirnya. tapi apa bolah buat, aku harus ngerjain laporan itu dan mu dahan jdi dan dapat nilai yg baik